Jalur kereta di Jabar Selatan juga harus dioperasikan KORAN TERBARU

Berita terkini hari ini menginformasikan bahwa Jalur kereta di Jabar Selatan juga harus dioperasikan.

Merdeka.com – Presiden Joko Widodo berencana mengoperasikan kembali jalur ganda kereta api Bogor – Sukabumi. Tapi seharusnya pemerintah pusat juga harus memperhatikan beberapa jalur kereta di selatan Jabar yang kini non-aktif.

“Pemprov Jabar harus terlibat untuk membantu dan terus mendorong PT KAI membuka jalur-jalur yang sudah lama mati. Terlebih untuk menyelesaikan relokasi warga yang sudah banyak tinggal di sekitar jalur yang akan diaktifkan kembali tersebut seperti di selatan Jabar,” kata Wakil Ketua DPRD Jabar Haris Yuliana, di Bandung, Sabtu (9/9).

‎Menurutnya transportasi massal seperti kereta api, kian dibutuhkan warga Jawa Barat yang jumlahnya semakin banyak. ‎ Haris berharap pengoperasian kembali rel kereta api dapat dilakukan di jalur selatan Jawa Barat, di antaranya jalur Bandung-Dayeuhkolot-Banjaran-Soreang-Ciwidey. Selain itu, jalur Garut-Cikajang, Ciamis-Pangandaran, dan Rancaekek-Sumedang.

“Kereta api menjadi alat transportasi massal yang sangat efektif dan dibutuhkan masyarakat. Bukan hanya angkutan orang, tapi juga angkutan barang seperti hasil pertanian dan perkebunan, sehingga meningkatkan perekonomian warga selatan Jawa Barat,” katanya.

Dia menilai, menghidupkan kembali jalur-jalur kereta api yang mati, dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan raya. Masyarakat, katanya, jadi memiliki pilihan lain untuk bertransportasi menggunakan kereta api.

Haris pun menyambut baik rencana Pemerintah Pusat membangun rel double track antara Bogor dan Sukabumi. Selain itu, rencananya jalur Sukabumi-Cianjur-Padalarang pun akan kembali dibuka dalam waktu dekat, setelah sejumlah perbaikan rel dan jembatannya. [hhw]

Berita hari ini yang mengejutkan seperti disampaikan sumber berita tentang Jalur kereta di Jabar Selatan juga harus dioperasikan.