Empat Jenis Struktur Pasar

Ada beberapa struktur pasar yang berbeda yang dapat menjadi ciri suatu ekonomi. Namun, jika Anda baru memulai dengan topik ini, Anda mungkin ingin melihat empat tipe dasar struktur pasar terlebih dahulu. Yakni persaingan sempurna, persaingan monopolistik, oligopoli, dan monopoli. Masing-masing memiliki karakteristik dan asumsi sendiri, yang pada gilirannya mempengaruhi pengambilan keputusan perusahaan dan keuntungan yang dapat mereka hasilkan.

Pasar

Pasar

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua struktur pasar ini benar-benar ada dalam kenyataan, beberapa di antaranya hanyalah konstruksi teoritis. Namun demikian, mereka sangat penting, karena mereka dapat menggambarkan aspek yang relevan dari pengambilan keputusan perusahaan persaingan. Oleh karena itu, mereka akan membantu Anda memahami prinsip-prinsip ekonomi yang mendasarinya. Dengan itu dikatakan, mari kita lihat mereka lebih detail.

Kompetisi Sempurna

Persaingan sempurna menggambarkan struktur pasar, di mana sejumlah besar perusahaan kecil bersaing satu sama lain. Dalam skenario ini, satu perusahaan tidak memiliki kekuatan pasar yang signifikan. Akibatnya, industri secara keseluruhan menghasilkan tingkat output yang optimal secara sosial, karena tidak ada perusahaan yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga pasar.

Ide persaingan sempurna dibangun di atas sejumlah asumsi: semua perusahaan memaksimalkan keuntungan, ada masuk dan keluar gratis ke pasar, semua perusahaan menjual barang yang sama sekali identik (yaitu homogen), ada tidak ada preferensi konsumen. Dengan melihat asumsi-asumsi itu menjadi sangat jelas, bahwa kita hampir tidak akan pernah menemukan persaingan sempurna dalam kenyataan. Ini adalah aspek penting, karena ini adalah satu-satunya struktur pasar yang (secara teoritis) dapat menghasilkan tingkat output yang optimal secara sosial.

Kompetisi Monopolistik

Kompetisi monopolistik juga mengacu pada struktur pasar, di mana sejumlah besar perusahaan kecil bersaing satu sama lain. Namun, tidak seperti dalam persaingan sempurna, perusahaan-perusahaan dalam persaingan monopolistik menjual produk yang mirip, tetapi sedikit berbeda. Ini memberi mereka tingkat kekuatan pasar tertentu yang memungkinkan mereka untuk membebankan harga yang lebih tinggi dalam kisaran tertentu.

Persaingan monopolistik didasarkan pada asumsi berikut: semua perusahaan memaksimalkan keuntungan, ada masuk dan keluar gratis ke pasar, perusahaan menjual produk yang berbeda, konsumen mungkin lebih memilih satu produk dibanding yang lain. Sekarang, asumsi tersebut lebih mendekati kenyataan daripada yang kita lihat dalam persaingan sempurna.

Oligopoli

Sebuah oligopoli menggambarkan struktur pasar yang didominasi oleh hanya sejumlah kecil perusahaan. Ini menghasilkan keadaan persaingan terbatas. Perusahaan dapat saling bersaing atau berkolaborasi. Dengan demikian mereka dapat menggunakan kekuatan pasar kolektif mereka untuk menaikkan harga dan mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Struktur pasar oligopolistik dibangun berdasarkan asumsi-asumsi berikut: semua perusahaan memaksimalkan laba, oligopoli dapat menetapkan harga, ada hambatan untuk masuk dan keluar di pasar, produk mungkin homogen atau dibedakan, dan hanya ada beberapa perusahaan yang mendominasi pasar.

Monopoli

Monopoli mengacu pada struktur pasar di mana satu perusahaan mengendalikan seluruh pasar. Dalam skenario ini, perusahaan memiliki tingkat kekuatan pasar tertinggi, karena konsumen tidak memiliki alternatif. Akibatnya, monopilists sering mengurangi output untuk menaikkan harga dan mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Asumsi berikut dibuat ketika kita berbicara tentang monopoli: monopoli memaksimalkan laba, dapat menetapkan harga, ada hambatan tinggi untuk masuk dan keluar, hanya ada satu perusahaan yang mendominasi seluruh pasar.

Dari perspektif masyarakat, kebanyakan monopoli biasanya tidak diinginkan, karena mereka menghasilkan output yang lebih rendah dan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasar yang kompetitif. Karena itu, mereka sering diatur oleh pemerintah.